Alert! Pemenang Nobel Ekonomi Blak-blakan soal Kripto-Saham
28 Mei 2021, 09:00:00 Dilihat: 496x

Jakarta - Pasar kripto kembali bergerak di zona merah pada pagi hari ini, Senin (24/5/2021) setelah sebelumnya sempat rebound ke zona hijau pada Jumat (21/5). Pelemahan kripto kembali terjadi pada akhir pekan lalu, yakni pada Minggu (23/5/2021).
Banyak orang yang mengira bahwa saat ini kripto sedang berada di posisi bubble alias berpotensi terjadi gelembung.
Salah satu orang yang mengira kripto sedang mengalami bubble adalah Robert Shiller, ekonom Yale Universit dan juga pemenang Nobel Awards di bidang ekonomi tahun 2013 bersama Eugene Fama dan Lars Peter Hansen untuk hasil karya mereka dalam hal analisis empiris dari harga aset.
Dia sangat peduli dengan aset investasi seperti real estate, saham, dan mata uang kripto, di mana dia melihat mentalitas "wild west" di investor kripto. Istilah ini mengacu pada wilayah Barat AS era abad ke-19 saat itu yang terkenal sulit diatur.
Jadi simpelnya dia melihat tiga aset yakni real estate, kripto, dan saham berpotensi terjadi bubble.
"Saya belum pernah mencetaknya [analisis ini] dan saya telah mengatakan itu [analisis tersebut]," kata Shiller yang juga profesor dari Universitas Yale, dalam program CNBC Trading Nation pada Jumat (21/5/2021) lalu.
Meskipun rekor harga di saham dan kripto mulai mengalami penurunan selama beberapa pekan terakhir, namun Shiller khawatir jika penurunan tersebut diakibatkan oleh tren booming pembelian rumah baru dan tentunya ia sangat tidak nyaman.
Dia pun menjelaskan kekhawatirannya soal tren harga rumah yang terus melesat.
"Secara riil, harga rumah tidak pernah setinggi ini selama lebih dari 100 tahun, jadi ini adalah sesuatu yang aneh bagi saya," kata Shiller, salah satu pendiri indeks harga rumah S&P CoreLogic Case-Shiller, dikutip dari CNBC International.
Menurut Shiller, pergerakan harga rumah saat ini juga mengingatkan pada tahun 2003 atau 2 tahun sebelum penurunan dimulai, yakni tahun 2005.
Dia mencatat penurunan terjadi secara bertahap dan akhirnya jatuh pada saat krisis keuangan dunia di tahun 2008.
"Jika Anda keluar tiga atau lima tahun, saya bisa membayangkan rumah [harganya] jauh lebih rendah daripada sekarang, dan mungkin itu hal yang baik namun bukan dari sudut pandang pemilik rumah, tapi dari sudut pandang calon pemilik rumah. Itu hal yang bagus. Jika kita memiliki lebih banyak rumah, keadaan kita menjadi lebih baik." Kata Shiller.
Shiller memang seorang ahli tentang bagaimana emosi investor mendorong keputusan keuangan. Penulis buku berjudul “Narrative Economics: How Stories Go Viral and Drive Major Economic Events” ini juga melihat psikologi investor yang memainkan peran besar dalam rebound pasar saham.
Ia juga memandang harga saham sangat tinggi di tahun ini dan memperingatkan bahwa ketakutan inflasi pada akhirnya dapat mendorong permintaan aset jangka panjang seperti saham.
Adapun pasar kripto yang terbilang sangat volatil juga diwaspadai oleh Shiller.
"Kripto adalah pasar yang sangat psikologis dengan teknologi yang mengesankan, tapi sumber nilai akhir [fundamentalnya] sangat ambigu sehingga lebih berkaitan dengan narasi kita, bukan kenyataan," kata Shiller.
Berdasarkan rebound baru-baru ini di Bitcoin, beberapa antusiasme investor mungkin mulai memudar, sehingga koin digital, termasuk Bitcoin kembali ambruk pada akhir pekan lalu. Harga Bitcoin ambles hingga 30% sepanjang pekan lalu.
Sumber : cnbcindonesia.com
Share:

UN Videos

Java Coffee Culture and Festival Peneleh 2024
Rapat Terbuka Senat dalam rangka Wisuda Sarjana ke - 56 dan Magister ke - 44
Wisuda Sarjana Ke 54 dan Magister Ke 42 Universitas Narotama

UN Cooperation

De Montfort Leicester University Alexandria University Chiang mai university Derby University
 
Essex I Coe Rel UTHM ICOGOIA University Malaysia PAHANG Universiti Utara Malaysia
 
National University Kaohsiung Taiwan Politeknik Sultan Mizan Zainal Abidin Prince Sultan University Quest Nawab Shah Pakistan Universiti Teknologi MARA
 
Universiti Kebangsaan Malaysia Universiti Malaysia Kelantan Universiti Malaysia Perlis Universiti Zainal Abidin Universiti Sains Malaysia
 
Universiti Pendidikan Sultan Idris Erasmus

 

INTAKINDO PT. Aria Jasa Konsultan Bumi Harmoni Indoguna Cakra Buana Consultan Ciria Jasa Consultant
 
Internasional Peneliti Sosial Ekonomi Teknologi PT. Jasa Raharja NOKIA INKINDO MASKA
 
Surabaya TV PT. Amythas General Consultant
 
       

 

Perkumpulan Ahli dan Dosen Republik Indonesia IT Telkom Surabaya Institut Aditama Surabaya Institut Teknologi Nasional Malang
 
Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya Politeknik Negeri Malang Universitas Pakuan Universitas Nasional Kualita Pendidikan Indonesia
 
Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Universitas Nurul Jadid Paiton Probolinggo Politeknik Elektronika Negeri Surabaya Politeknik Negeri Bali Sekolah Tinggi Agama Islam Salahuddin Pasuruan
 
Sekolah Tinggi Agama Islam Miftahul `Ula Nganjuk Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al Anwar Mojokerto STIE NU Trate Gresik Sekolah Tingi Ilmu Ekonomi Widya Gama Lumajang Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan Surabaya
 
STIE Pemuda STIKOSA STKIP PGRI Bangkalan STKIP PGRI Jombang STKIP PGRI Sidoarjo
 
STT Pomosda Nganjuk UINSA Universitas Mercu Buana Universitas Airlangga Universitas Darul `Ulum Jombang
 
Universitas Negeri Surabaya Universitas Brawijaya Malang Teknik Sipil Universitas Negeri Surabaya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya UNIPDU
 
UNISLA UNISMA Universitas 45 Bekasi Universitas Dr.Soetomo UNITRI
 
Universitas 45 Surabaya Universitas Bondowoso Universitas Islam Madura Pamekasan Universitas Jember Universitas Maarif Hasyim Latif
 
Universitas Madura Universitas Merdeka Surabaya Universitas Bina Darma Universitas Wijaya Putra Universitas Padjajaran
 
Universitas Muhammadiyah Malang Universitas Muhammadiyah Papua Universitas Muhammadiyah Sidoarjo Universitas Muhammadiyah Surabaya Universitas Negeri Malang
 
Universitas Islam Raden Rahmat Universitas Widyagama Malang Universitas Pembangunan Nasional Veteran Surabaya UWIKA Universitas Wijaya Kusuma Surabaya
 
UNIVERSITAS SUNAN BONANG TUBAN Universitas 17 Agustus Surabaya UNUGIRI Bojonegoro Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
 
Akademi Pariwisata Majapahit  

 

Copyright (c) 2025 by UN | Universitas Narotama, All Rights Reserved.